Hidup Berpasangan

Bismillahirrahmanirrahim,

Hari ini Aku menemukan artikel yang cukup menarik mengenai “Hidup Berpasang-pasangan”. Kehidupan berpasang-pasanganpun cukup banyak diteliti dan ilmu dari Al-Quran pun sudah menjawab jauh sebelumnya 14 abad yang lalu. Selama ini kita hanya mengetahui bahwa berpasang-pasangan yaitu ada seorang laki-laki dan seorang perempuan, namun dari kehidupan ini,  sel terkecil sekali pun telah diciptakan berpasang-pasangan pula oleh-Nya.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal , menyebutkan bahwa dalam sel terkecil terdapat pasangan yang membentuk sel-sel baru. Sel ini terbelah menjadi dua, setelah itu menjadi empat, delapan, enam belas, kemudian tiga puluh dua. Yang mengherankan, pertumbuhan sel ini selalu terjadi pada bilangan genap, bukan ganjil.

“…Sisi kehidupan yang selalu berpasangan merupakan alat untuk memelihara dan memperbaiki ketimpangan yang terjadi di semua lini kehidupan..”

Peneliti tersebut juga menyimpulkan bahwa pasangan antara kedua sel juga berfungsi untuk memelihara dan memperbaiki ketimpangan satu sama lain. Bayangkan jika selama adanya regenerasi terjadi kerusakan bukan perbaikan, hampir bisa dipastikan akan tidak ada tumbuhan, hewan, bahkan manusia di muka bumi ini. Demikianlah kenyataan ini yang membuktikan adanya kehidupan yang selalu berpasang-pasangan, baik pada tingkatan sel tubuh yang kecil sampai pada tingkatan anggota tubuh yang besar.

Alquran sejak 14 abad yang lalu, telah memberikan petunjuknya tentang hal ini. Sebagaimana kita dapatkan dalam surah Adz-Dzariyat ayat 49, Allah SWT berfirman: “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.”

Juga kita dapatkan dalam surah Az-Zukhruf ayat 12, Allah SWT berfirman: “Dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan.”

Allah SWT berfirman: “Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan. Allah menutup malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (Ar-Ra’d ayat 3)

Semoga kita menjadi kaum yang berfikir dan dapat mengambil manfaat dari haril penelitian tersebut kecil ini. Tentunya akan membuat kita semakin bersyukur bahwa Allah SWT telah mendesain kehidupan ini sampai sekecil-kecilnya. SubhanAllah.

Categories: Islam Religion | Tags: , | Leave a comment

Universitas Kehidupan (4)

Apakah kalian pernah mendengar Unit Kegiatan Mahasiswa atau disingkat dengan sebutan UKM ? Atau saat kita masih duduk dibangku SD, SMP, atau SMA lebih dikenal dengan sebutan Kegiatan Ekstrakurikuler. Jika iya, apapun namanya kegiatan tersebut bermanfaat untuk menambah ilmu kita disamping tujuan utama kita bersekolah atau kuliah.

Ditempatku bekerja saat ini, Aku diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuanku disamping bekerja mencari nafkah di perusahaan ini. Semoga ada manfaat dan hikmah dari tulisan sederhana ini.

Percaya Diri
Tidak Aku sangka bahwa Aku berkesempatan untuk meningkatkan rasa percaya diriku, yaitu bertemu dengan mentor, sahabat, sekaligus guru, yaitu Miss Banu yang berasal dari Singapura. Akupun berkesempatan untuk dapat berinteraksi dengannya selama beliau berada di Bintan.

“It doesn’t matter you make mistake, all people do mistake, and you learn from your mistake..”.

Miss Banu ialah volunteer social work untuk salah satu program di perusahaanku, yaitu English Club. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak Bintan agar dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dan minimal mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak agar berani berbicara Bahasa Inggris. Akupun termasuk ‘murid’nya, karena secara tidak langsung beliau mengajarkanku untuk percaya diri berbicara Bahasa Inggris. Suka tidak suka, mau tidak mau Aku harus mampu berbicara dengannya dan menerjemahkannya dengan anak-anak Bintan.

 

“First thing before learn English, you must have self confidence..!”, kata Miss Banu memberiku semangat. “It doesn’t matter you make mistake, all people do mistake, and you learn from your mistake..”. Kalimat tersebut selalu diucapkannya ketika Aku terlihat lelah untuk speaking dalam Bahasa Inggris. Maklum, meskipun Aku lulusan dari Universitas Negeri yang kata orang jebolannya oke punya, namun Aku sendiri belum mampu untuk berbicara Bahasa Inggris secara lancar.
Kesabarannya membimbingku untuk berbicara Bahasa Inggris sangatlah tinggi. Beliau selalu memotivasiku bahwa kunci pertama dalam berbicara Bahasa Inggris yaitu percaya diri. Dia memberikan ilustrasi cerita bahwa ada orang bule yang ingin belajar Bahasa Indonesia, seringkali mereka salah dalam pengucapan namun dikarenakan gaya bicaranya yang kuat dan percaya dirinya yang tinggi maka mereka yang mendengar akan respect kepadanya. Hal tersebutlah yang perlu kita ambil dari bule tersebut, Self Confidence!.

Alhamdulillah, saat ini Aku belajar sedikit demi sedikit untuk meningkatkan percaya diriku berbicara didepan banyak orang. Termasuk menjadi seorang pengajar Bahasa Inggris di program English Club pada 4 desa di Bintan.

Wirausaha
Salah satu cita-citaku yaitu sebagai pengusaha. Bagaimana memulainya ? Itu yang menjadi pertanyaanku, karena Aku sendiri saat ini berstatus sebagai seorang pekerja. Kemudian Allah SWT menjawab pertanyaanku, saat itu Aku diberikan kesempatan untuk dapat belajar bersama anak-anak SMA di kawasan sekitar tempatku bekerja.

Program Garuda Muda Camp, yaitu program pengembangan skill, serta motivasi yang diberikan kepada anak-anak SMA yang terpilih di Bintan. Saat itu Aku memiliki keinginan untuk dapat mengenalkan entrepreneurship kepada mereka meskipun pengalamanku sebagai seorang wirausaha juga belum begitu banyak. Materi tentang entrepreneurship pun Aku masukkan kedalam program tersebut, dan Alhamdulillah mereka telah menjalankannya dengan baik.

Kejadiannya begitu singkat, doaku sangat cepat dijawab oleh-Nya…

Bagaimana dengan diriku? Sebelumnya Aku sempat berfikir untuk dapat mendidik salah satu  anak Bintan agar kelak dia dapat melanjutkan keinginanku membuka suatu bidang usaha disini, namun Allah SWT berkehendak lain. Tidak hanya dapat mendidik anak Bintan, namun juga diriku diberikan kesempatan untuk belajar bagaiaman berwirausaha.

Kejadiannya begitu singkat, doaku sangat cepat dijawab oleh-Nya. Dalam waktu 2 bulan, saya belajar ilmu dari para ahli dibidangnya. Ada rekan kerjaku yang bekerja di bidang keuangan, beliau memberiku banyak masukan mengenai perhitungan dalam keuangan. Ada rekanku yang bekerja di bidang marketing, dari beliau Aku tahu cukup banyak bagaimana mencari peluang bisnis, serta ada rekanku yang memberiku ilmu bagaimana mendekati konsumen serta banyak ilmu-ilmu lainnya. Komunitas entrepreneur ini disebut dengan sebutan “Lagoi Community”.

Kaos diatas merupakan produk yang dihasilkan oleh Lagoi Community yang bertujuan ada produk yang dapat dihasilkan. Salah satunya yaitu mengangkat “Lagoi” agar memiliki “trademark” tersendiri. Dengan ide yang simpel dan terkesan eksklusif, berharap produk yang dihasilkan dapat menjadi pelopor dalam bidang usaha entrepreneur lainnya. Amin..
Rasulullah SAW bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan. (Shahih Muslim No.4916)

Terima kasih Ya Rab, Engkau yang telah mengabulkan nawaituku, semoga Aku terus diberikan kehausan dalam belajar dan mengamalkan ilmu..Amin.

Categories: Bintan Island | Tags: | 2 Comments

Universitas Kehidupan (3)

Universitas Kehidupan, tempat bertemunya dengan guru kehidupan

Setiap orang yang Aku temui menjadi guru di universitas kehidupanku. Aku lebih suka menyebutnya sebagai seorang guru dibandingkan dosen karena guru identik dengan seseorang yang tidak hanya pendidik namun juga sebagai pengasuh. Ada nilai-nilai lebih yaitu nilai kehidupan yang diajarkan oleh setiap guru dan dengan nilai itu, sang guru mengasuh anak muridnya serta membimbingnya layaknya kedua orang tua kita.

Banyak guru yang Aku temui dan mereka semua adalah guru yang hebat. Mereka tidak sekedar pemberi nasehat namun juga menebar manfaat, mereka layaknya pupuk tanaman yang tidak hanya menyuburkan tanaman namun juga menyuburkan tanah sekitar tumbuhan tersebut. Sungguh nikmat mana apa lagi yang kudustakan?

Dalam tulisanku kali ini, Aku akan menceritakan 2 orang yang Aku pilih untuk menjadi best teacher di kampus kehidupanku. Mereka adalah Pak Hamdani dan Pak AG, guru yang merubah caraku berfikir, guru yang mengajarkanku ilmu kehidupan, guru yang menjadi pengganti orangtuaku selama Aku bekerja disini.

1. Pak Hamdani
Tepat bulan Juni 2011 Aku berkenalan dengan beliau. Beliau bekerja di Departemen yang sama denganku setelah sebelumnya bekerja di bidang pengamanan wilayah (security). Pengalaman pertama dengannya yaitu saat Aku memiliki kesempatan untuk pergi kesuatu desa berdua dengannya. Awal pertemuan itu hati nuraniku langsung berbicara, inilah orang yang tepat untuk mengajariku ilmu kehidupan.
“Setelah beberapa bulan bekerja, Aku merasa baru kali ini Aku dikenalkan dengan ilmu community development…Terima kasih Pak..”
Penggalan kalimat tersebut terucap saat Aku berjalan dengannya. Beliau yang merupakan lulusan SMA namun kehidupannya sudah kaya sekali dengan ilmu kehidupan. Pengalaman kehidupannya yang membuat dirinya menjadi seorang yang sangat bijak namun tegas. Tidak cukup lama untuk dapat merasa dekat dengannya, bahkan orang sekitar yang baru saja berkenalan dengannya merasa beliau adalah saudara yang sudah puluhan tahun tidak berjumpa atau dengan kata dianggap saudara.

Ilmu Masyarakat
Pernah satu kali kejadian saat kita (rekan tim satu departemen) turun ke masyarakat pesisir. Sebuah kampung kecil yang seluruh mata pencahariannya adalah seorang nelayan. Masyarakat disitu sebagian besar dihuni oleh para tetua yang sangat berhati-hati jika datangnya orang baru. Saat itu Pak Hamdani berkesempatan untuk ikut mengunjungi kampung tersebut. Aku serta tim lain yang biasa datang berkunjung kekampung itu terlihat masih kaku dalam berkata-kata. Bahkan sempat ada cibiran dari salah satu warga yang bilang, “Itu siapa sih? Banyak cakap kali orangnya..”. Read more »

Categories: Bintan Island, Motivation | Tags: , | Leave a comment

Ketika Manusia Terdiam

Bismillahirrahmanirrahim,

Terima kasih ya Allah yang sudah memberikan Aku umur panjang hingga 23 tahun sehingga Aku masih dapat bersyukur atas nikmat umur yang telah Engkau berikan kepadaku. Dalam tulisanku kali ini, Aku mencoba mengambil hikmah dari kejadian yang terjadi dalam beberapa hari ini. Mungkin sahabat sudah cukup sering membaca, mendengar, dan melihat ini. Namun semoga tulisan ini sebagai peringatan kembali kepada kita sebagai mahkluk yang lemah dihadapan-Nya.

  1. Ada saat dimana manusia tidak dapat berbuat apa-apa, yaitu saat ditimpa penyakit. Mereka tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Sungguh Allah SWT Maha Berkehendak.
  2. Ada saat dimana manusia tidak dapat berbuat apa-apa, yaitu saat ketetapan-Nya merupakan  rencana yang paling matang. Ketika manusia memiliki perencanaan yang paling sempurna baginya, dan melupakan bahwa ada yang lebih berkuasa atasnya. Sungguh Allah SWT Maha Berkehendak.
  3. Ada saat dimana manusia tidak dapat berbuat apa-apa,  yaitu saat ditimpa ujian bencana alam. Mereka yang baik, yang buruk, seluruhnya meninggal dalam hitungan menit bahkan hitungan detik. Sungguh Allah SWT Maha Berkehendak
  4. Ada saat dimana manusia tidak dapat berbuat apa-apa, yaitu saat waktu hidup telah habis di dunia ini, dan malaikat Izrail pun menjalankan kewajibannya. Sungguh Allah SWT Maha Berkehendak.

 “Jika Allah sudah berkenan memberikan rahmat kepada seseorang, berkenan memberi perubahan nasib, berkenan memberi keberuntungan, berkenan memberi jalan-jalan untuk seseorang menjadi kaya dan bahagia, maka tidak ada seorangpun yang mampu menahannya. Tapi bila Allah sudah berkenan juga untuk menahan rahmat buat seseorang dan berbuat sebaliknya, maka tidak ada satupun yang sanggup menghalangi-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa Lagi Maha Bijaksana”.
(Qs. Faathir: 2).

Wahai manusia, ingat-ingatlah lebih banyak lagi akan ni’mat Allah ketimbang kesulitan hidup, ingat-ingatlah hal-hal yang lebih menyenangkan ketimbang hal-hal yang menyesakkan dada, ingat-ingatlah lebh banyak lagi karunia Allah ketimbang musibah dan bala. Apakah ada selain Allah yang bisa bikin kamu susah dan senang, kamu kaya dan miskin, kamu banyak harta dan sedikit, kamu bertambah harta dan berkurang harta, selain Allah? Laa-ilaaha illaa-huu, tidak ada, kecuali Allah saja yang bisa berbuat itu ke kamu. Fa-annaa yu’fakuun; maka janganlah kita berpaling dari-Nya”. (Qs. Faathir: 3).

Categories: Islam Religion | Tags: | 4 Comments

Blog at WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 491 other followers