Anak Jalanan

Pagi itu aku melihat dirinya ditengah–tengah para pekerja yang sedang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Ada yang memperhatikannya, namun banyak pula yang tidak menghiraukan keberadaannya. Tangannya menjulur dengan membawa sebuah amplop putih yang sudah usang. Dengan niat para penumpang akan mengisi amplop usang tersebut dengan duit recehan.

Begitulah, anak jalanan..

Kehidupannya tergantung dari belas kasihan orang yang melihatnya. Tidak jarang mereka mendapatkan kekerasan dari pihak-pihak yang memanfaatkan keluguan mereka. Tidak wajarlah jika dalam beberapa hari yang lalu kita mendengarkan kabar bahwa anak-anak telah terbiasa merokok sejak kecil, terbiasa mendapatkan kekerasan, terbiasa dan terbiasa lainnya yang tentu saja tidak sepantasnya mereka dapatkan.140820101943

Foto sebelah kiri ini aku ambil saat aku naik sebuah bus kota. terlihat celana putih kecil menjulur keluar dari sebuah kursi. Ia adalah salah satu anak jalanan yang sedang mengamen di pagi hari. Kurang lebih berumur 5 tahun. Sangat belia sekali untuk umurnya berada di dalam bus kota mencari uang.

Tidak lama setelah anak tersebut mengamen dan meminta uang kepada penumpang, anak itu berjalan mendekatiku dan keluar melewati pintu belakang bus kota.

Sesaat anak tersebut turun, turun pula lah seorang pemuda yang umurnya mungkin 20 tahun. Masih dalam pandanganku, bahwa anak jalanan tersebut memberikan uang yang ia dapatkan dengan susah payah kepada pemuda tersebut.

Kekerasan Anak

Aku menyebutnya demikian karena secara tidak langsung ada unsur mempekerjakan anak jalanan tersebut secara sengaja. Begitulah kenyataannya, bahwa anak dapat dibilang sumber rejeki bagi mereka.

anak-jalanan Mereka tidak tahu apa yang terjadi pada diri mereka. Mereka hanya tahu bekerja untuk dapat bertahan hidup dan tidak dimarahi orangtuanya (jika masih ada). Terkadang mereka menangis dalam hatinya. Mereka tidak ingin hidup dalam keadaan seperti ini. Mereka hidup dari mengamen, mengais sampah, dan lain sebagainya.

Mereka bekerja hampir setiap hari, suka tidak suka, mau tidak mau mereka wajib melakukan pekerjaan ini. Gambar di sebelah ini salah satu anak yang bekerja sebagai pemulung sampah. Tahukah Anda bahwa sektor yang paling banyak mempekerjakan anak-anak yaitu pada sektor pertanian.*

Anak-anak adalah calon penerus bangsa, merekalah pewaris Negara besar ini di masa depan.

jiunkpe-ns-s1-2002-42498020-7510-anak_jalanan-extras2Begitulah yang terpikir dalam benakku, sesaat aku ingin melupakan masalah-masalah sosial yang sangat banyak di Bangsa ini. Namun, aku sendiri tidak tega melihat mereka bekerja seperti itu. Aku sedih saat melihat seorang anak kecil menodongkan sebuah silet kecil kepadaku dan penumpang-penumpang lainnya. Apakah begitu kerasnya kehidupan jalanan sehingga mereka telah berani berbuat nekat seperti itu ? Mungkin Iya jawabannya.

 

HIMMATA

Sebuah perkenalan yang telah di setting sama Allah SWT. Akhirnya aku bertemu dengan sebuah organisasi atau yayasan yang memang tergerak untuk melindungi, mendidik, serta memberikan ilmu spiritual sebagai basic dalam menjalani hidup ini.

Pertemuanku dengan ketua HIMMATA, Bapak Iswandi terbilang cukup cepat. Beliau dengan bersahaja memberitahukan kepadaku bahwa dirinya benar-benar ikhlas menjalankan organisasi anak jalanan ini. Beliau bercerita bahwa pada awal berdirinya organisasi ini, pihak tetangga di sekitar rumah beliau menentang keberadaan anak jalanan di lingkungan tempat tinggalnya.

Lokasi yang berada di Plumpang, didekat pasar Uler, Tanjung Priok ini tidaklah begitu besar. Namun oleh Bapak Iswandi, wilayah kecil tersebut dirubah menjadi sebuah pusat pembelajaran bagi anak jalanan.

Ada sekolah gratis, ada studio musik, ada aula tempat belajar, ada asrama pria dan wanita, dan ada kantor..

Begitulah gambaran HIMMATA saat ini yang telah mendapatkan banyak penghargaan baik oleh pemerintah ataupun oleh pihak luar. Namun, Pak Iswandi selalu bersahaja atas apa yang telah dilakukannya hingga saat ini.

Mungkin usaha yang telah dilakukan oleh Pak Iswandi, HIMMATA, merupakan solusi bagi anak-anak jalanan yang saat ini dapat kita lihat setiap hari. Usaha yang memang tidaklah mudah dan mungkin kecil bagi kita, namun begitu besar manfaatnya bagi anak-anak jalanan tersebut. mereka memiliki bakat yang luar biasa, niscayalah, bahwa aku salah satu orang yang menyaksikan bakat luar biasa yang mereka miliki. Mari kita didik semua anak-anak kita..😀

Salam.

120820101941

Penampilan HIMMATA di Plaza Blok M

8 thoughts on “Anak Jalanan

  1. subhanAllah..luar biasa organisasi HIMMATA ini. Semoga bpk Iswandi diganjar pahala Allah berlipat ganda dan semakin banyak orang2 seperti beliau di Indonesia ini, amin..
    nice info brother!

  2. dan 1 lagi yang Perlu kita ketahui bahwa Anak-anak jalanan mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki.

    Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atau anak jalanan?

    • Yang bersabar dan berusaha sama2 hebat..
      betul sekali pak, kita harus banyak bersyukur…seringkali kita lupa bahwa masih banyak yang kurang beruntung…
      salam kenal Pak.

  3. InsyaALLAH ALLAH SWT memudahkan dan melimpahkan kebaikan buat semua pejuang penyelamatan anak2x AMIN…
    Semoga ALLAH SWT melimpahkan lindungan dan keselamatab buat semua anak2x…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s