Zakat is Energy

Bismillah..

Kali ini aku hanya ingin berbagi pengalaman selama aku menjadi tenaga relawan di Al-Azhar Peduli Ummat, yaitu sebuah lembaga zakat berbasis masjid yang visi kedepannya ingin memotivasi masjid-masjid agar dapat mendayagunakan sumber daya yang ada agar dapat mengelola zakat. Mungkin tidak dapat aku ceritakan secara lengkap dan mendalam, namun InsyaAllah setidaknya dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang membacanya. Amin.

ZAKAT IS ENERGY

Itulah salah satu tema zakat yang dipilih oleh lembaga zakat berbasis masjid ini. Selama aku menjadi tenaga relawan (selama bulan Ramadhan), banyak hal yang dapat aku pelajari baik dari lembaga itu sendiri hingga para Amil Zakat yang selama ini telah berjuang di jalan Allah untuk mengingatkan saudara-saudara kita akan pentingnya berzakat.

Zakat is energy memiliki makna bahwa zakat merupakan potensi yang luar biasa layaknya sebuah enegi yang jika dikelola dengan baik maka akan menghasilkan kekuatan yang baik pula. Oleh karena itu, makna zakat is energy diharapkan sebagai pengingat bagi saudara-saudara kita yang mungkin masih belum mengerti mengenai zakat dalam Islam.

Awamnya (termasuk saya sendiri) biasanya hanya mengetahui bahwa zakat itu dibayar pada saat bulan suci Ramadhan, yang biasa disebut dengan zakat fitrah. Namun selama saya menjadi tenaga relawan di Al-Azhar Peduli Ummat, saya setidaknya mengetahui bahwa terdapat dua jenis zakat yaitu zakat mal (penghasilan) dan zakat fitrah. Tentunya kedua jenis zakat ini berbeda dan terdapat penghitungannya masing-masing. Jika ingin bertanya mengenai zakat, mungkin sahabat yang sedang membaca blog ini dapat bertanya langsung kepada Amil Zakat yang lebih memahami penghitungan zakat (Al-Azhar Peduli Ummat : 021-7221504).

Aku ditempatkan di bagian Event Organizer (EO) untuk relawan tahun ini. Sebuah bidang yang sudah tidak asing lagi bagi aku karena semasa kuliah dulu aku pun sering berkecimpung di bidang ini. Namun bedanya, kali ini aku bekerja kepada sebuah lembaga zakat (nirlaba) yang memiliki keterbatasan jumlah SDM, tidak seperti di kampus pada umumnya yang banyak mahasiswa yang ingin membantu.

Aku dengan rekan kerjaku bertempat di Plaza Blok M, sebuah plaza yang sudah tidak asing namanya. Disitu aku diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan berbagai macam kegiatan guna mengisi bulan Ramadhan ini. Mulai dari obrolan puasa, talkshow, penampilan musik, hingga perlombaan tari Saman pelajar se-DKI Jakarta.

45577_1462542216172_1611982842_1033413_3712808_n

Tidaklah mudah menjadi tenaga relawan jika niat awalnya tidak ikhlas dan tidak pantang menyerah. Dalam benakku berkata, “Namanya juga relawan…kalau karyawan mah gak serepot ini…”. Begitu salah satu bisikan hatiku selama menjadi relawan. Namun, Alhamdulillah..dengan menjadi relawan di Al-Azhar Peduli Ummat aku mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dan pembelajaran. Aku berkesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak aku sangka-sangka. Di tempat ini pula, aku bertemu dengan calon pemimpin masa depan yang sedang berjuang di jalan Allah SWT. Subhanallah, mereka ialah laskar-laskar Allah.. Mereka berjuang, mereka berdakwah, dan mereka bekerja dengan semangat yang luar biasa.

“Zakat is Energy” benar-benar memasuki jiwa para Amil Zakat yang bekerja di lembaga ini. Bayangkan jika sebuah lembaga yang memperjuangkan Agama Islam di jalankan oleh tenaga-tenaga sisa, dalam arti mereka yang tidak memiliki kemampuan yang baik, yang tidak memiliki semangat juang yang tinggi, ataupun tidak memiliki kapabilitas yang baik. Bagaimana lembaga Islam ini dapat berkembang ? bagaimana Ummat Muslim mau maju jika mereka tidak memperjuangkan Agamanya sendiri ??

Begitulah motivasi aku hingga aku masih bertekad untuk memperjuangkan lembaga ini. Mungkin ini salah satu cara ku untuk dapat memberikan yang terbaik untuk agama, bangsa, dan negara. Doakan sahabatku, semoga cita-cita ku ini dapat di mudahkan oleh Allah SWT. Amin..

 

 

4 thoughts on “Zakat is Energy

  1. Alhamdulillah, semoga Al-Azahar Peduli Ummat bisa menjadi Tempat kuliah yang bagus buat kita semua dan juga menjadi tempat kita menambah agama, semoga kita bisa menerapkan apa yang telah kita dapat diAl-Azhar Peduli Ummat

    • Saat menjadi relawan saat itu, kita diberikan uang transportasi saat akhir kegiatan. Saya melihatnya sebagai bentuk apresiasi kepada para volunteer. Semoga membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s