Room to Read for Children #2

Read-Beetween-The-lines Hari ini Aku berkesempatan mendatangi sebuah sekolah SMAN 5 Sekera, salah satu dari 2 SMAN yang terdapat di P.Bintan. Disitu pula untuk kedua kalinya saya bertemu dengan murid-murid SMAN setelah sebelumnya saya juga bertemu dengan murid-murid SMAN 4. Kurang lebih terdapat 17 murid menghadiri pertemuan untuk membahas persiapan GMC. Para GMC di SMAN 5 ini di dominasi oleh murid wanita. Entah kenapa, pertanyaan yang langsung muncul dalam benakku ialah apakah seluruh sekolah umum negeri (termasuk kampus kuliahku), wanita masih mendominasi dalam hal kuantitatif. Apakah ini dampak dari adanya emansipasi wanita ? Ibu Kartini akan tersenyum melihat kondisi kaum wanita saat ini yang dapat mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi.

The chief reason for going to school is to get the impression fixed for life that there is a book side for everything.
Robert Frost

SMAN 5 Sekera, Aku pikir sekolah tersebut tidak memiliki fasilitas pendidikan yang layak. Namun, setelah Aku memasuki sekolah tersebut, lapangan terbentang luas di halaman sekolah, ada lapangan basket, ada lapangan sepakbola (ukuran kecil). Selanjutnya untuk fasilitas non-akademik pada sekolah tersebut terdapat ruang multimedia, ruang musik, dan kesenian. Benarkah ini bukti bahwa pendidikan sudah mulai merada hingga dipelosok desa pun sudah ada fasilitas yang tidak kalah dengan sekolah negeri di Jakarta ?

Selanjutnya, Aku pun menyapa mereka satu per satu. Kutanyakan kepada mereka nama dan kelas mereka. Adanya yang cuek, namun ada juga yang serius memperhatikan dan mendengarkan Aku berbicara. Dalam benak diriku, Aku merasa senang dan bahagia dapat bertemu dengan mereka teman-teman SMAN 5 Sekera. Aku melihat banyak mimpi yang dapat mereka dapatkan jika mereka mau berusaha. Tugas Aku lah yang akan membantu mengarahkan mereka dalam menggapai cita-cita nya dan tentunya kehendak Allah SWT.

Aku tidak merasakan bahwa sekolah negeri yang terdapat di Bintan jauh dari fasilitas yang layak. Meskipun ada beberapa sekolah yang belum mendapatkan fasilitas sebaik SMAN 5, Aku optimis bahwa pemerintah dan dukungan masyarakat dapat mewujudkan P. Bintan sebagai pulau yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas yang didukung oleh perangkat desa yang maju pula.

Kemudian apa yang kurang dari sekolah-sekolah di luar Jakarta ini ? Aku pun berfikir tentang BUKU. Akses informasi yang biasanya kita dapatkan melalui buku (ebook atau non-ebook), belum merata mereka dapatkan. Room to Read, aku rasa mereka membutuhkan buku agar mereka dapat melihat dunia lebih luas dari tempat mereka membaca. 

SMAN 5 Sekera

*Saat presentasi sosialisasi kegiatan Garuda Muda Camp di SMAN 5, Sekera, Bintan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s