Wisata Desa Teluk Sebong di Pulau Bintan #1

Dear Traveler,

Mengenal Desa di Pulau Bintan? Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang dapat kita pelajari setiap harinya. Hal ini wajar terjadi karena disini cukup heterogen ditambah lagi dengan dekatnya pulau wisata ini dengan mancanegara membuat membuat kehidupan sosial disini cukup beragam. Walaupun begitu, kebudayaan Melayu masih terasa melekat di kehidupan keseharian masyarakat Bintan, salah satunya yaitu budaya untuk “Menyanyi”. Sungguh pengalaman yang luar biasa bahwa Aku melihat hampir disetiap acara masyarakat asli di Pulau ini selain pandai berpantun mereka juga pandai menyanyi. Alhasil, Aku pun termasuk salah satu orang yang diminta untuk menyanyi dalam sebuah acara perpisahan sekolah.🙂

Begitulah salah satu pengalamanku selama tinggal di Pulau ini, dan hal itu pula yang membuatku penasaran untuk mencari tahu lebih banyak keunikan dari Pulau seribu kelong ini. 

Setelah Desa Berakit, Desa Pengudang, Desa Sri Bintan, Desa Ekang Anculai, masih terdapat 2 desa lagi, yaitu Desa Sebong Lagoi dan Desa Sebong Pereh. Kedua desa ini memiliki potensi yang tidak kalah hebatnya dengan desa-desa yang lain. Uniknya dimana ? Iya, mereka memiliki objek wisata untuk para turis dari mancanegera.

Mangrove Tour

Objek wisata yang cukup terkenal yaitu “Mangrove Tour”. Sebuah tur dengan menggunakan boat, kemudian para turis diajak jalan-jalan menyusuri keindahan mangrove alami yang terdapat di mangrove tersebut. Do you know ? Tumbuhan Mangrove berguna untuk mengurangi terkikisnya tanah oleh air. Sehingga tumbuhan ini sangat dilindungi oleh pemerintah dan masyarakat agar pelestarian desa tetap terjaga. Selain untuk melindungi manusia, mangrove juga digunakan sebagai tempat tinggal berbagai macam satwa seperti ular, monyet, burung, dan masih banyak lagi.

Sawah Ladang (www.bintansawahladang.com)

Selain Mangrove tour tersebut, kedua desa itu juga memiliki objek wisata lainnya. Lebih tepat lokasinya berada di Sungai kecil, nama tempat wisatanya yaitu Sawah Ladang. Tempat ini menyajikan pemandangan sawah yang indah dan pengalaman bercocok tanam bagi mereka yang ingin mencobanya. Jangan bayangkan seperti sawah-sawah yang berada di Pulau Jawa, tentunya jauh berbeda. Hal ini dikarenakan tidak semua tumbuhan dapat tumbuh di Pulau Bintan. Tekstur tanah yang lebih banyak mengandung bauksit, tanah merah, serta pasir menyebabkan tumbuhan agak sulit berkembang. Namun jika tetap ingin melihat sawah ala Bintan, just come and see!

Biaya

Mengenai biayanya bagaimana? Memang selama ini aku tinggal di kawasan dormitory yang telah disediakan oleh perusahaan tempatku bekerja. Namun jangan khawatir, jika traveler ingin stay di motel. Range costnya Rp. 150.000 – Rp. 200.000,-. Atau jika ingin tinggal di desa, bisa langsung kontak ke kepala desanya. Ya tentunya harus ada kepentingan yang jelas😀

Untuk biaya wisatanya, umumnya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu harga untuk wisatawan luar negeri dan wisatawan lokal.

1) Mangrove Tour
Wisatawan Mancanegara :
– Dewasa : $38 atau Rp. 300.000,- ++
– Anak2 $25 atau Rp. 150.000,- ++

Wisatawan Lokal :
– Umumnya mendapatkan potongan 30%

*Untuk wisatawan lokal, aku recomended untuk mencari mangrove tour yang dikelala oleh Desa😀 Heheehe. Karena harganya pasti lebih bersahabat.

2) Bintan Sawah Ladang

Wisatawan Mancanegera :
– Dewasa $35 atau Rp. 200.000,- ++
– Anak2 $15 atau Rp. 100.000,- ++

Wisatawan Lokal :
– Umumnya mendapatkan potongan 30%

Begitulah testimoniku mengenai keindahan desa-desa yang berada di Pulau Bintan. Sebelum menutup tulisan ini, Aku ingin sedikit berpantun,

“Trikora indah pantainya,

Elok juga desa-desanya,

Sungguh besar ciptaan-Nya

Pulau Bintan itu namanya”

5 thoughts on “Wisata Desa Teluk Sebong di Pulau Bintan #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s