Don’t Expect too much . . .

image

By : Arsetyanita Puspitasari (Kessos 2006)

Don’t expect too much…”, judul yang tidak jelas memang, apalagi dengan titik-titik dibelakangnya, pasti membuat anda berfikir tulisan ini hasil dari “kegalau-an” saya karena ketidak jelasan kalimatnya. Kalau anda berfikir seperti itu, anda tidak salah. Memang tulisan ini berangkat dari ke galau-an, tapi bukan berarti isinya cuma sekedar curhatan galau ala anak muda jaman sekarang ya.

Judul Don’t expect too much.., bukan mengartikan bahwa anda tidak boleh berharap dan bermimpi. Saya tipikal orang yang percaya kita berhak dan memang sudah seharusnya berharap dan bermimpi, karena menurut saya, manusia tidak bisa hidup tanpa harapan serta mimpi. Nah, tapinya yang diharapkan itu apa dan kepada siapanya yang seringkali membuat “galau”. Termasuk ya bikin galau diri saya sendiri.

kecewa itu pasti ada dikarenakan hasil yang ada, tidak sesuai sama yang kita harapkan…

Pernah merasakan rasanya dikecewakan? Pasti pernah, tapi mungkin kadarnya saja yang berbeda. Kalo menurut saya, kecewa itu pasti ada dikarenakan hasil yang ada, tidak sesuai sama yang kita harapkan. Misalnya, kita dikecewakan pasangan karena berkhianat, dikecewakan sama orang tua karena tidak memberikan yang kita inginkan, dikecewakan sama rekan kerja atau bos karena tidak memberikan penghargaan sesuai dengan yang sudah kita kerjakan. Benar kan? Hidup itu memang penuh kekecewaan. Kalau dipikir-pikir,rasa kesel dan dongkol dikecewakan oleh orang, sulit dihitung karena mungkin sudah terlalu banyak. Rasanya ingin marah, nangis dan bahkan sampai ada yang berniat bunuh diri.

Don’t expect too much with others!!

Hey, but wait the minute, we forget something! Do we realize that we did it too with someone else? Kita juga pasti pernah ngecewain orang lain kan?, baik sengaja ataupun tidak disengaja. Berarti sama-sama pernah mengecewakan juga dikecewakan, dan berarti sama-sama pernah buat salah!. Nah, kalo udah kayak gitu baru sadar, kita memang tidak bisa menggantungkan harapan secara total sama yang namanya makhluk “manusia”. Kenapa? Karena pada dasarnya manusia memang jauh dari kesempurnaan. Don’t expect too much with others!!

So, how we deal with this imperfection ? . Koreksi diri sendiri, jangan egois dan menyalahkan semuanya kepada orang lain. Ingat, bahwa kitapun pernah mengecewakan orang lain. Mengoreksi diri bisa membantu kita memaklumi,meredam marah dan kesal kepada orang lain. Namun, yang terpenting intinya, percaya bahwa manusia dapat membantu memberikan yang kita inginkan atau kita harapkan tidak dilarang, tapi yang perlu di garis bawahi kita harus sadar bahwa manusia itu hanya sekedar “pembantu” dan juga “penuh keterbatasan”. Terbatas secara fisik, materi maupun moralnya. Manusia punya kekurangan dan kita cuma bisa menggantungkan harapan sama yang maha sempurna, ya siapa lagi kalau bukan Allah. Pada akhirnya, Allah yang menentukan hasil akhir yang akan kita peroleh. Nah, kalau dengan Allah, kita bisa berharap banyak, diharuskan malah, karena dia maha segala-galanya.

Saya mulai sadar bahwa memang cuma Allah yang sempurna, dan semua sudah diatur oleh-Nya…

Jujur, susah sih menanamkan di hati dan pikiran bahwa Allah lah satu-satunya tempat kita berharap dan bergantung. Saya pun masih sering kesal dan sedih ketika dikecewakan. Tapi,rasa kecewa itu jadi tidak berlarut-larut dan mengendap terlalu lama di hati dan pikiran, karena ya itu, saya mulai sadar bahwa memang cuma Allah yang sempurna, dan semua sudah diatur oleh-Nya.

Ada satu hadis yang mungkin bisa meyakinkan anda, hadits yang diriwayatakan oleh ‘Abdullah bin ‘Abbas , ketika ia berkata:

“Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda :
“Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat : “Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. (H.R Tirmidzi )

Nabi Muhammad menggambarkan bagaimana ketidak sanggupan manusia untuk melawan atau merubah ketetapan Allah walaupun mereka berkumpul dan bersekutu. Berserah dirilah, bersabarlah dan tetaplah bertawakal ketika berusaha serta teruslah berharap hanya kepada Allah.

Tulisan ini tidak ada maksud menggurui, hanya ingin menyemangati diri, mengingatkan diri sendiri dan berbagi tips buat anda agar terhindar dari kekecewaan yang merugikan, berlebihan serta berlarut-larut. Terkadang, sayapun lupa dan lalai, tapi semoga Allah terus menuntun dan mengingatkan selalu saya dan anda ya.

8 thoughts on “Don’t Expect too much . . .

  1. QS. Al-Maaidah (Al-Maidah) [5] : ayat 87

    يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تُحَرِّمُواْ طَيِّبَـٰتِ مَآ أَحَلَّ ٱللَّهُ لَكُمۡ وَلَا تَعۡتَدُوٓاْ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُعۡتَدِينَ (٨٧)

    [5:87] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

    atau sebagai tambahkan juga, adalah ayat yang ini :

    QS. Al-A’raaf (Al-A’raf) [7] : ayat 55

    ٱدۡعُواْ رَبَّكُمۡ تَضَرُّعً۬ا وَخُفۡيَةً‌ۚ إِنَّهُ ۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُعۡتَدِينَ (٥٥)

    [7:55] Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s