Ilmu Komunikasi

Kualitas atasan dapat dilihat dari caranya berkomunikasi

“Small things BIG meaning..”

Kemarin Aku mendapatkan ilmu yang sangat berharga saat duduk berkumpul bersama rekan-rekan kerjaku. Aku sebut ilmu itu dengan ilmu komunikasi, ilmu yang sangat dasar bagi manusia karena kita pasti akan berkomunikasi dengan sesama. Kalau zaman dahulu ada yang menggunakan simbol-simbol gambar, tulisan, dan masih banyak lagi. Bahkan ilmu komunikasi saat ini sudah semakin meluas, komunikasi tidak hanya kepada manusia namun sudah merambah ke mahkluk alam gaib…weleh2..

But relax..jangan takut! Kali ini Aku tidak akan membahas mengenai komunikasi dengan alam gaib, ilmu komunikasi yang Aku maksud yaitu cara berkomunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Banyak hal-hal kecil yang kita lewatkan dalam komunikasi, namun tidak kita sadari. Hal-hal kecil itulah yang akan menjadi perkara besar jika kita tetap melupakannya. Ya, itu yang kusebut dengan “small things BIG meaning..” Contohnya seperti apa ?

Sewaktu saat seorang atasan memarahi bawahannya dikarenakan bawahan tersebut tidak dapat menyelesaikan pekerjaan.

“Hei! Kamu itu gimana sih! Bisa apa ga kerja? Bodoh banget..begitu aja tidak bisa!”
“Saya bingung sama kamu, sudah berapa kali dijelasin koq tetep aja gak bisa-bisa..”
“Kamu itu ga becus!”
“Saya sudah capai ngasih tahu kamu berkali-kali…tetep aja kamu ga bisa..”

Good Communicator

Masih banyak lagi kalimat-kalimat yang ‘santun’ itu keluar dari mulut atasan. Salahnya dimana ya? Ya mungkin kita akan melihat bahwa seorang bawahan berada dalam posisi yang salah karena tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh atasan. Itu WAJAR ! Ya namanya bawahan, kalau dia bisa menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan mudah sudah jadi ATASAN dari jaman dulu kaleeee…! :p

Tugas salah satu seorang atasan yang memiliki bawahan yaitu good communicator, tidak hanya dituntut memiliki keahlian didalam suatu bidang namun dia (sender) juga harus mampu menyampaikan pesan (message) kepada si penerima (receiver). Nah, bayangkan jika kita memiliki sebuah handphone, secanggih-canggihnya Handphone tersebut, jika sinyalnya GPRS atau lebih buruk lagi maka si penerima akan kesulitan mencerna pesan-pesan yang diberikan oleh si pengirim. Lebih buruknya lagi, akan terjadi miss communication, ya karena pesan yang disampaikan jadinya setengah-setengah.

Ilmu dasar ini terkadang sering terlupakan oleh kita, ternyata sebuah permasalahan dalam satu tim bisa jadi bukan karena ketidakmampuan masing-masing anggota, namun karena masalah sepele tapi berdampak brekele! Yaa itulah komunikasi!

Manusia dan Handphone

Jadi renungkan kembali, pikir kembali, seperti apakah atasan kita? Seperti apakah bawahan kita? Evaluasi diri..Handphone aja kalau error, ya kita benerin..apalagi kita manusia ? segera perbaiki diri dan pastikan sinyal yang kita berikan bukan GPRS lagi..hehehe

Semoga bermanfaat sharing yang sederhana ini..🙂

5 thoughts on “Ilmu Komunikasi

  1. menurut saya, yang lebih penting sih komunikasi empati barangkali ya.. dalam komunikasi organisasi itu ada istilah komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah dan komunikasi sejajar akan bernilai nol jika tanpa empati. yah.. komunikasi memang penting. tapi komunikasi bukanlah panasea. gak semua hal bisa selesai hanya dengan komunikasi, bukan?
    postingan yang bagus, salam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s