Sahabat itu Rezeki

Sahabatku di Lagoi

Sering kali kita dengar kata “Sahabat” sejak dulu, dan mungkin berawal pada saat kita menginjak dibangku sekolah dasar (SD). Persahabatan itu timbul dengan secara tidak kita sadari, berawal dari pertemenan hingga merasa ada kecocokan satu sama lain yang kemudian menjadi seorang sahabat. Pada tulisanku kali ini, mari kita melihat apa sih arti sahabat untuk kita?

Awal persahabatanku bermula pada saat Aku menginjak sekolah dasar. Awalnya karena memiliki hobi yang sama, yaitu bermain games, serta mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Persahabatan itu tidak hanya pada suka, terkadang dukapun akan datang menghinggapi kami. Waktu itu pernah sekali waktu gara-gara hal kecil, kamipun bertengkar satu sama lain. Rasa sedih, kecewa, semua hal itu tidak lama menghilang begitu saja. Akhirnya Aku pun menyadari bahwa temanku tersebut adalah sahabat sejatiku. Mereka adalah rezekiku, mereka mengajarkan bahwa persahabatan tidak kan hilang begitu saja meskipun ada ketidakcocokan satu sama lain.

Selanjutnya pada saat beranjak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk pertama kalinya Aku mengenal teman-teman yang lebih dikenal dengan istilah Groupies (benar atau tidak penyebutannya). Intinya mulai SMP, Aku merasa lebih nyaman untuk makan, bepergian, jalan-jalan, dan segala aktivitas bersama teman-temanku tersebut. Ya, meskipun waktu terasa sangat cepat, hanya 3 tahun, Aku merasa mereka telah menjadi sahabat terbaikku di masa SMP. Mereka adalah rezekiku, mengajarkan bahwa persahabatan akan membuat diri kita terasa aman dan nyaman.

Berlanjut ke Sekolah Menengah Atas (SMA), inilah masa remaja ababil (baca : labil). Kita sedang mencari jati diri dan dituntut untuk menemukan siapakah diri kita sebenarnya. Hal ini dapat kita lihat dari pergaulan kita sehari-hari.  Disini pula, kita dapat melihat karakter teman kita seperti apa, termasuk melihat diri kita sendiri. Ada sekumpulan wanita cantik menawan, wanita hobi dandan, pria sporty, pria motor, dan lain-lain. Begitu banyak pilihan, mau tidak mau dan suka tidak suka kitapun akan masuk kedalam grup tersebut. Mereka adalah rezekiku, mengajarkan bahwa saat kita memilih teman menjadi sahabat secara tidak langsung kita sedang melihat diri kita sendiri.

Sahabat itu Mewarnai Kehidupan

Sungguh beruntunglah kalian jika memiliki seorang sahabat yang dapat menuntun kita kearah kebaikan, karena dengan begitu mau tidak mau dan suka tidak suka kalian akan terpengaruh kebaikan yang mereka berikan.

Nabi SAW mengingatkan: “AR RUALU ‘ALA DINI KHALILIHI FAL YAMDZUR AHADUKUM MAY YUKHA’ ULU (Orang itu mengikuti agama temannya, maka setiap orang hendaklah melihat siapa yang menjadi temannya) ” (HR.Imam Ahmad, Abu Dawud, At Tmnidzi & Hakim).

Dalam hadist tersebut mengingatkan kita bahwa arti pentingnya teman atau sahabat yang akan kita pilih. Selanjutnya, berikut salah satu hadis mengenai pentingnya memilih teman atau sahabat.

Nabi SAW mengingatkan: “Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamubisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap“. (HR.Bukhari & Muslim).

Sahabat itu rezeki, begitu Aku menyebutnya. Saat ini Aku telah menginjak ke dunia kerja dan sekali lagi Aku merasa bersyukur karena memiliki sahabat yang luar biasa. Mereka adalah teladanku dan mereka pula motivatorku. Meskipun pada akhirnya kita akan memilih kehidupan dan mengejar cita-cita kita masing-masing, Aku yakin bahwa persahabatan tidak akan pernah luntur. So, guys pastikan Anda telah memilih sahabat yang tepat karena mereka akan mewarnai kehidupanmu! Right!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s