Memancing di Pulau Bintan !

Memancing di Pengudang, Pulau Bintan

Kelong Apung tempat Nelayan memancing

“Memancing ? Ohhh tidak….pasti membosankan…..”, tapi tidak untuk pengalaman memancingku saat ini. Memancing di tengah laut ! Itulah yang menjadi mancing spesial dalam perjalananku kali ini. Tidak hanya itu, Aku juga mendapatkan kesempatan untuk meliput seluruh kegiatan para nelayan-nelayan tangguh kita. (sudah kaya lagunya Sheila on 7 yak?)

Dalam perjalanan ini sesekali Aku menggunakan ‘Joran’ untuk memancing namun ribet! Alhasil Aku memberikannya kembali kepada pemancing yang lebih handal. hehhehe. Joran yang dipakai bukanlah seperti yang kalian lihat di mancing mania, namun bentuk joran yang masih sederhana.

Pengalaman memancing di Pengudang, Bintan, ini tidak akan pernah kulupakan, karena baru kali ini Aku memancing di atas Kelong yaitu sebuah rumah apung yang digunakan para nelayan untuk memancing seharian di atas laut. Dalam tulisan sebelumnya Aku sudah pernah menyinggung mengenai kelong. Bahwa kelong itu sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, yang Aku tahu yaitu :

1. Kelong Cacah : Kelong ini tertancap dalam di tengah laut. Kelong jenis ini dapat bertahan dengan derasnya ombak di tengah laut dan tentunya cocok bagi orang yang mabuk laut.🙂
2. Kelong Apung : Seperti namanya, Apung. Kelong jenis ini mengapung diatas laut dan menggunakan alat pengendali (setir) seperti kapal untuk jalan. Minyak digunakan sebagai bahan bakarnya. Goncongannya? Jangan ditanya, begitu terasa dan begitu menggoncang tubuh kalian jika ombak laut cukup deras. Tidak dianjurkan bagi orang yang mabuk laut.

Kebetulan saat itu Aku mendapatkan kesempatan tinggal di Kelong Apung. Rasanya? Benar-benar mabok wae..tapi kejadian itu tidak akan pernah kulupakan.

Berpose ceria terlebih dahulu sebelum memulai mancing🙂

Memancing Yuk !

Sebelum menuju rakit sederhana yang digunakan menuju perahu nelayan, para nelayan sibuk dengan perlengkapannya masing-masing. Ada yang membawa nampan untuk membawa ikan yang akan ditangkap nanti. “Tauke” bertugas sebagai pengawas dan memastikan bahwa persiapan untuk memancing telah disiapkan dan untuk mewanti-wanti kami yang terlihat sebagai orang luar..hehehe *untung salah satu temanku kenalan dari nelayan tersebut.

“Belum ke kelong saja perjuangannya sudah sangat berat…”

Tidak semudah yang kubayangkan, Aku sendiri hampir terjatuh saat menaiki rakit tersebut, Rakit yang sangat sangat sederhana itu membawa belasan nelayan! Dalam benakku berkata, “Belum ke kelong saja perjuangannya sudah sangat berat…”. Setelah kurang lebih 10 menit berada diatas rakit, kami melanjutkan ke sebuah perahu yang cukup besar. Perahu tersebut membawa kami menuju kelong-kelong nelayan. Akhirnya sampai juga !

Para nelayan menggunakan rakit sederhana untuk mencapai kelong yang ingin ditinggal

Cuaca yang kurang bersahabat

Aku pikir akan mendapatkan banyak foto selama mengikuti perjalanan memancing ini, namun karena cuaca saat itu sedikit mendung akhirnya Aku menahan beberapa kali untuk mengambil foto di tengah laut. Aku jamin bagi teman-teman blogger yang hobi jeprat-jepret untuk mencoba ikut perjalanan ini! hehee. *too excited*

Didalam rumah kelong tersebut terdapat beberapa fasilitas seperti tempat tidur, dapur, bahkan ada televisi!

Sesampainya Aku dikelong, Mabok lauutt! Ada temanku yang tidak kuat sehingga setelah berada dikelong, dia pun langsung tepar seketika. Weiitzz, seperti yang kubilang bahwa dikelong ini seperti sebuah rumah apung. Didalam rumah kelong tersebut terdapat beberapa fasilitas seperti tempat tidur, dapur, bahkan ada televisi! Cuaca yang kurang bersahabat tidak dapat menghentikan niat para nelayan dan mancing mania ini untuk beraksi. Mereka pun bersiap-siap menyiapkan joran serta nelayan menyiapkan jala tangkapnnya.

Ada Televisi juga ! Siarannya? Semut dan kawan-kawannya :p

Nelayan yang tangguh

Nelayan yang tangguh, tepat kuberikan kepada mereka para nelayan Indonesia. Mereka mengarungi laut menginap sehari semalam di tengah keheningan laut. Disaat banyak orang yang tertidur lelap, mereka malah bekerja seharian untuk memastikan bahwa banyak ikan yang telah ditangkap. Prosesnya tidak semudah yang kubayangkan, mereka yang menggunakan kelong ini harus bekerja sebagai seorang tim, akan sulit jika hanya satu orang yang bekerja menangkap ikan.

Nelayan merebus ikan yang telah ditangkap

Proses menjaring ikan menggunakan jala ikan di Kelong

Ada proses menjala ikan, mencuci ikan, merebus ikan, serta memisahkan ikan berdasarkan jenisnya. Kebetulan saat itu ikan bilis merupakan buruan utama para nelayan tersebut. Harganya saat ini sekitar Rp. 60.000,- / Kg. Wahh, mahal ya? tapi rasanya…Maknyusss!

Menjelang pagi hari para nelayan sudah membereskan perlengkapan alat tangkapnya. Mereka menunggu perahu yang akan menjemput mereka dan membawa mereka kembali ke pinggir laut. Indahnya pemandangan pada pagi hari serta raut wajah para nelayan setelah memancing merupakan salah satu favorit angleku pada saat difoto..hehehe

Selesai memancing ?

Setelah mereka selesai memancing, mereka tidak langsung beristirahat dan bertemu istri serta anak-anak mereka. Para nelayan langsung memilah hasil tangkapan mereka dan mengeringkan ikan yang mereka tangkap. Hasil tangkapan yang banyak ini menjadi pemandangan yang indah sendiri, karena sederet ikan yang masih segar di jemur berjemaah! hehehee.

Aku pun mendapatkan sebagian hasil tangkapan nelayan, yaaa itung-itung bagi rezeki ya Pak? hehehe..Teman-temanku yang hobi memancing ini pun tidak sabar ingin naik ke kelong lagi untuk memancing..yaaa sepertinya jika sudah sekali mencoba akan menjadi ketagihan…well, inilah pengalaman memancing pertamaku di Pulau Bintan!🙂

Nelayan menikmati pagi hari setelah menangkap ikan

Pemandangan Nelayan pulang ke daratan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s