3 Orang Pendekar

Pesilat tangguh

Alkisah pada jaman dahulu kala ada 3 pendekar sakti mandraguna dari tanah Melayu. Mereka adalah pendekar yang memiliki jiwa ksatria, masing-masing memiliki kekuatan yang tidak tertandingi. Mereka adalah Erickerok, Aansia, dan Iwanas.

Erickerok memiliki kekuatan untuk mengendalikan bumi, dia dapat membentuk tanah menjadi apapun yang ada di bumi. Aansia, dia penguasa kekuatan air dengan kekuatannya dia dapat mengendalikan air dan yang terakhir Iwanas, dia penguasa api. Dia dapat menciptakan api dari tubuhnya.

Suatu hari ketiga pendekar ini sepakat untuk melakukan perjalanan guna mencari tantangan baru. Alhasil setelah melakukan diskusi yang panjang lebar akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke suatu daerah yang bernama Lohor Baru. Wilayah tersebut terkenal dengan keangkerannya karena banyak binatang-binatang buas yang tinggal disana.

“Hei Erickerok, Iwanas, Awak yakin semue binatang buas dapat Awak hadapi! Tengoklah! Awak kan memiliki kekuatan water, dengan kekuatan ini Awak akan membekukan seluruh binatang buas yang berani menyerang awak…”, Aansia menyamangati teman-temannya.

“Hahahahahha…Mike tak perlu turun tangan, cukup Awak saja penguasa Udara yang akan membabat habis mereka semue. Semue akan kubikin jadi daging stik dengan api panas Awak ini…” Iwanas pun tidak kalah hebat semangatnya dari Aansia.

“Hey hey, tak pandailah…kalian lupa dengan Awak? Si penguase Bumi, Cukup Awak tanem saje, mereka semue lari tunggang langgang..hohoho!”, Erickerok ikut memanasi suasana.

Setelah melakukan diskusi panjang mengenai kehebatan mereka, akhirnya merekapun berjalan ke Lohor Baru.

Tidak lama kemudian…..

“Hey guys, koq tak nampak satupun binatang  ya? Awak rase mereka takut dengan kite?”, Erickerok bertanya kepada teman-temannya. “Entahlah…awak rase boring lah perjalanan ini…”.

Setelah berjam-jam melakukan perjalanan di Lohor Baru, tidak satupun musuh yang keluar. Hingga suatu saat, salah satu dari mereka berkomentar.

“Pak cik, Awak dah boring..Awak lom mandi pula dari kemaren..Kita lebih baik cari tempat rehat. Gimane ?, Tanya Aansia sambil menggaruk-garuk badannya yang mulai gatal. “Baiklah!” Seluruh kawannya menjawab.

Saling menolong

Namun sayang, di Lohor Baru sangat sulit menemukan penduduk yang tinggal didaerah tersebut. Tidak ada rumah untuk mereka tinggal, tidak ada rumah untuk mereka istirahat, tidak ada kamar mandi untuk mereka bilas.

“Wah tak payah lah…Awak tahu gini, Awak tak mau ikut lah pergi merantau..Niat kate ingin cari musuh eh malah jadi lusuh..”. “Iyee, tak ade warge pule yang tinggal disini, macam mane kite nak mandi, makan ?”. Erickerok dan Aansia saling berbalas komentar. Sedangkan Iwanasia sedang mencari solusi atas kejadian yang menimpa mereka. “Pasti bisee!”

“Pasti bise! tapi macam mane ? Kite jagoan di kampung, tapi urus diri masih tak pandai…Nak makan sulitt, nak tidur sulit, apalagi nak mandi…mati lah awak…”, timpal si Erickerok.

Setelah berfikir panjang, akhirnya Iwanasia berkata, “Mungkin kita ini jagoan di kampung, mungkin kalau musuh nyate di depan kite dapat kita babat, bahkan binatang puas sekalipun dapat kita matike, tapii….kita tetep butuh kawan, butuh kerja same, agar kite dapat bertahan hidup. Musuh kite sebenarnye ada pada diri kite sendiri, bagaimane kite bise mengalahkan mereka. Musuh yang tak nampak…”

Setelah petuah yang dikeluarkan oleh Iwanasia, akhirnya ke-2 jagoan lainnya menyadari kekurangan mereka. Merekapun saling bahu membahu bagaimana bertahan hidup di Lohor Baru. Aansia, si penguasa air membuat air mancur (shower) untuk kawan2nya, akhirnya mereka dapat mandi. Sedangkan Iwanas, kekuatan api, dia membuat api unggun agar badan teman-temannya tetap hangat dikala malam. Terakhir, Erickerok membuat sebuah rumah sederhana dari kekuatannya.

Keesokan harinya mereka ke-3 pendekar balik ke kampung mereka dan bertekad untuk menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk saling menolong dan membantu sesama.

-End

3 thoughts on “3 Orang Pendekar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s