Berdoa yang Baik

Bismillahirahmanirrahim,

Berdoa yang baik? Apa sih itu? Mari kita mentelaah tentang definisi doa terlebih dahulu dari beberapa sumber yang Aku dapatkan.

KBBI
Salat (ejaan KBBI) atau doa (bahasa Arab: صلاة), mengacu pada salah satu ritual ibadah umat Islam. Menurut hukum Islam, praktek doa harus sesuai dengan tata cara instruksi pengejawantah Nabi Muhammad sebagai sosok perintah Allah. Rasulullah SAW berkata, Salatlah Anda sesuai dengan yang Anda lihat saya sedang berlatih.

Etimologi
Bahasa doa berasal dari bahasa Arab memiliki arti, doa. Meskipun dikenal dalam set doa yang berarti kegiatan atau ibadah khusus tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Sansekerta
Doa kata atau prarthana (dalam bahasa Sansekerta) berasal dari dua kata ‘pra’ dan ‘artha’ arti memohon dengan sungguh-sungguh.
Jadi sudah tahu apa itu doa yang baik ? Ya Aku mengartikannya yaitu sebuah bentuk ibadah khusus yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam berdoa karena berdoa bersifat sangat spiritual.

Wahhhhh, topiknya jadi berat begini ? Hehehe. Pada intinya Aku ingin sharing sebuah pengalaman mengenai berdoa. Dalam kehidupan, kita akan menemukan berbagai macam karakter manusia. Ada yang kita suka dan tentunya ada yang kita tidak suka. Banyak faktornya, misal karena orang tersebut suka berbohong, karena orang tersebut suka melecehkan, karena orang tersebut sombong, dan lain sebagainya.

Lohh? Apa kaitannya dengan DOA?

Nahh, inilah point yang ingin Aku bahas pada tulisan kali ini. Berdoa yang baik merupakan mengucapkan atau memohon sesuatu dengan sungguh-sungguh untuk kebaikan bukan untuk kemaslahatan. Berdoa yang baik tentunya sebagai umat muslim diajarkan untuk bershalawat kepada Rasullullah SAW serta turut mendoakan para sahabat, kerabat, termasuk umatnya. Itulah indahnya ISLAM, dimana orang yang tidak kita kenalpun turut kita doakan.

Seburuk apapun sifat saudara, teman, atau kerabat kita sudah selayaknya kita mendoakan yang baik pula kepada mereka. Manfaatnya? Yaa kita dapat pahala! (InshaAllah). Bukan tugas kita untuk merubah seseorang menjadi baik namun tugasnya diri pribadi orang tersebut. Tugas kita? Ya mendoakan yang terbaik, bukan malah mendoakan yang buruk bagi mereka.

So, mulailah dengan mendoakan yang baik-baik kepada siapapun, InshaAllah hasilnya akan baik pula🙂 bukankah tanaman yang kita tanam, kelak akan kita tuai juga ?

Source : Wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s