Cinta Pada Jumpa Pertama (CPJP) (3) – Jatuh Cinta itu Ujian

Dear Diary,

Katakan bahwa cinta itu sebuah pelajaran. Ada masa sulitnya ada masa ujiannya, jika lulus maka bisa naik kelas, jika tidak? Setidaknya aku masih bisa belajar kembali dan mengujinya kelak. Tuhan, apa lagi rencanamu kepadaku?

Fulan

Jatuh Cinta

Kata siapa jatuh cinta itu mudah? Bagi Fulan, perantau dari kampung yang sekarang bekerja sebagai tukang jagal ayam di pasar. Kisah cintanya tidak semulus cerita cinta di sinetron, baru saja bunga hati bermekar namun sudah kembali bertebar. Fatimah, pacarnya telah pergi meninggalkan Fulan untuk jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

Setelah merajut cinta hampir setahun lamanya, Fulan dan Fatimah harus berpisah. Bukan karena ada yang selingkuh, ada yang bosan, namun karena Fatimah ikut majikannya pergi keluar negeri. Sepertinya Long Distance Relationship (LDR) masih menjadi momok yang menyeramkan bagi pasangan kekasih. Walaupun begitu, Fulan tetap bersemangat, “Mati satu tumbuh seribu, pejuang cinta tetap menyerbu!”

“Yaa, jatuh cinta itu mudah!”, ucap Fulan kepada teman sepenjagalannya.
“Wahh, kamu sudah stres ya lan? Sudah sudah..lupain aja si Fatimah…kerja lagi yang bener…”
“Yaa memang mudah jatuh jatuh cinta, nahh..mempertahankannya itu yang sulit..”, dengan bijak Fulan membalas perkataan temannya.

Seiring perjalanan waktu, Fulan akhirnya secara perlahan dapat melupakan kesedihannya yang mendalam. Bukan waktu yang sebentar untuk melupakan kasmarannya, sehari bagaikan sebulan, sebulan bagaikan setahun. Ahhh, Fulan mungkin bakal menjadi orang stress jika dirinya tidak dibekali ilmu agama oleh gurunya saat dikampung. Namun ada kebaikan yang dimiliki Fulan setelah dirinya putus dari Fatimah. Apa itu? PUJANGGA. Fulan menjadi pujangga cinta. Bahasanya menjadi setinggi langit, dirinya suka melantunkan lagu-lagu romansa cinta.

Jatuh Cinta itu Ujian

Tuhan..
Sudah waktunya ku berdiri untuk, bukan untuk sendiri tapi mandiri..
Cintaku kepadanya bukan kealphaan, namun sebuah perjalanan…
Bagi yang melihatnya, bagi yang menjalankannya..
Jangan Engkau paksa ku pertemukan matahari dan bulan..
Namun tunggu dan bersabarlah, keduanya akan indah pada waktunya..

Tiga tahun telah berlalu…
Bukan waktu yang singkat untuk menunggu. Namun Fulan telah melalui ujian tersebut. Tiga tahun setelah putus cinta dengan Fatimah, Fulan kembali fokus kepada tujuan dahulunya, yaitu PULANG KAMPUNG. Tetesan keringat setiap harinya sebagai penjagal ayam terbayar sudah. Saat ini dirinya sudah dapat membuka toko sendiri, yaa bukan besar seperti juragan dipasar. Setidaknya dirinya memahami bagaimana mencari rezeki tambahan guna mempercepat menggapai tujuannya.

“Ayahhh….aku pulangg!!”
“Fulaannnnnnnn….! Akhirnya kamu pulang nak. Kita selalu merindukanmu…”
“Ya yah, buk, maafin anakmu ini yang tidak memberi kabar selama ini..”
“Kakakkkk! Kakak Fulann…makinnn genduuttt..sudah sukses ya di kota??”
“Yaa Alhamdulillah dek…ada rejeki…makanya kakak bisa pulang..”

Sambil membawa oleh-oleh khas kota metropolitan, Fulan, telah memiliki toko kelontong. Rezekinya pelan-pelan membaik dan sudah dapat memberikan hadiah kepada keluarganya. Sungguh bahagia.

“Alhamdulillah…terima kasih Tuhan atas segala nikmat yang Engkau berikan…”

“Nak, Ayah bersyukur kamu pulang…Pas sekali, ayah mau memberikan kabar yang baik untukmu..”
“Apa yah?”
“Ayah mau memperkenalkan kamu dengan anaknya teman ayah. Namanya Sarah..”
“Sarah ?”
“Yaa…ayah yakin kamu akan jatuh cinta pada jumpa pertama…”

-end

3 thoughts on “Cinta Pada Jumpa Pertama (CPJP) (3) – Jatuh Cinta itu Ujian

      • uhuk! siapa yg jatuh cinta beneran rick? ehem…sepertinya erick sekarang memang sedang jatuh cinta😀 ciyeh ngasih kodeeeeeeeeee…coba siapa yang dikasih kode? pastinya bukan gue kan rick? 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s