Rapihkan Kamarmu!

Kamarku, Pribadiku

 

Sudah cukup lama aku ingin menulis tulisan ini “Kamarku, Pribadiku”. Tulisan ini terinspirasi dari kegiatanku akhir-akhiri ini. Beberapa bulan ini aku disibukkan dengan membuat beberapa disain grafis yang sekarang menjadi bagian bidang usahaku. Pusing, dan pusing dibuatnya, bukan pusing karena aku tidak bisa mengerjakannya tapi pusing karena dimana aku harus memulainya.

 

Kenali Kamarmu

Analogi sederhananya seperti ini, kita memiliki sebuah kamar. Dalam kamar tersebut, tersimpan berbagai keperluan yang kita butuhkan baik itu baju, celana, alat berhias, buku, dan berbagai jenis yang sering kita gunakan. Saat kita menggunakan kesemua benda tersebut setiap harinya, apa jadinya jika kita tidak merapihkannya? Ya benar, jawabanya berantakan.

Ada beberapa tipe orang yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga dia lupa untuk merapihkannya “kamarnya” sendiri. Mungkin aku termasuk tipe orang yang sibuk sendiri hingga lupa dengan kamarnya. Sehingga beberapa waktu lalu, aku sempat keteteran menghadapi job yang semakin menumpuk. Kenapa? Karena aku sibuk mengerjakan tapi lupa merapikan.

Luangkan waktu

Salah satu cara untuk merapihkan kamar bagaimana? Ya luangkan waktu entah itu satu jam, entah itu satu hari untuk merapihkan isi kamarmu tanpa diganggu oleh orang lain. Kenapa? Karena yang tahu isi kamarmu ya dirimu sendiri. Bagaimana jika ada orang lain yang ikut merapihkan isi kamarmu? Nahh…ya semakin berantakan! Kecuali orang itu istrimu..Hehehe!

Kesannya lambat, kesannya ga produktif saat mengerjakannya. Tapi yakinlah, waktu yang kamu luangkan untuk merapihkan kamarmu itu dapat bermanfaat berkali-kali lipat kedepannya. Meluangkan waktu sejenak memang tidaklah mudah, dan tidaklah gampang. Bagaimana cara melatihnya? Nahh…berikut tips n trik yang aku coba lakukan.

Langkah-Langkah Merapihkan ‘Kamarmu’

  1. Jika kita pemilik kamar, ingatlah bahwa ada yang memiliki seluruh rumah beserta isinya, yaitu Allah SWT. Kenali diri-Nya, bahwa Allah Maha Melihat. Izin dulu sebelum kita berencana yaaa…
  2. Selanjutnya, merapihkan kamar berkaitan erat dengan kedisiplinan kita. So, pastikan kita memiliki waktu yang sudah ditentukan sebelumnya kapan kita mau merapikan kamar tersebut. Misal : Dalam satu minggu, ada satu hari dimana kita sibuk mengevaluasi diri sendiri. Kalau bahasa Islam nya, dikenal dengan muhasabah. Berhenti mikirin orang lain, mikirin aja dulu diri sendiri sudah sampai sejauh mana bikin kamar berantakan..hehehe. Nah, pikirin deh mau dimulai dari mana ngerapihinnya.
  3. Kalau sudah rapih, apa yang harus dilakukan? Lanjutkan pekerjaanmu. Selesai!

Begitu sederhana bukan? Tapi jujur, aku sendiri sekarang masih berusaha konsisten untuk membereskan kamarku. Allah SWT memang telah meminta kita mahkluk-Nya untuk membereskan kamarnya (mengingat-Nya). Yaitu dengan panggilan sholat 5 waktu, Azan. Begitu sering kita dengar, tapi apa dengan mudah kita meninggalkan kesibukan kita? Tentu tidak mudah bukan?

Nah, lakukan langkah-langkah diatas, semoga kamar yang kita rapihin bisa menyenangkan si pemilik rumahnya. Semoga pribadi yang kita benerin, bisa menjadikan kita hamba yang mendekatkan diri kepada-Nya. Aamiin.

Kalau sudah dilakukan, ya lanjutkan pekerjaanmu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s